Kehidupan seorang kuli
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya datang dari sebuah desa dan desa tersebut berada di wilayah Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Rembang Kecamatan sedan
Sebelum saya berangkat dan sampai tujuan angan-anganku atau bayangan yang ada di kepala membayangkan di sana atau di tempat tujuan saya begitu nyaman indah dan enak tapi apa yang terjadi semuanya itu hanyalah bayangan semu dan mencari kerjaan yang yang ringan itu susah membutuhkan ini itu apalagi sekarang zamannya sudah modern semua pakai mesin n' nggak manusia tidak dipergunakan lagi masih ada ada yang memakai tenaga manusia itu hanya kuli bangunan
dan menjadi di kuli bangunan itu tidak mudah dan gampang yang kita membutuhkan keahlian dan tekad harus berani panas tak takut hujan berani capek tak gampang sakit Itulah bisa seorang kuli bangunan dan di mana kuli bangunan ini ini harus berani hidup sengsara tidurnya pun di mes atau bedeng pakaian pun kotor tapi semua itu di dalam jiwa seorang kuli bangunan an-naba dan niat yang tulus lillahi ta'ala mencari rizki yang halal yang barokah untuk kehidupan anak istrinya
Dengan niat yang tulus ikhlas semuanya akan membawa hasil yang maksimal dan tidak lupa pula disertai sujud syukur dan berdoa kepada Tuhan sang pencipta alam Sang Penguasa jagat raya termasuk jiwa wa dan ruh para kuli bangunan
Para pekerja bangunan rela dan ikhlas kerja panas kerja kasar tapi semua itu itu didasari niat yang tulus dan ikhlas
Itulah kisah seorang kuli bangunan yang sudah terbiasa diremehkan diejek dan bahkan disia-siakan kami kerja serius gaji main-main dan itu berkali-kali aku alami
Kami mewakili rekan-rekan seperjuangan yg jd korban manis mulut para konglomerat.
BalasHapus